MANADO — Gubernur Sulawesi Utara resmi melantik John Marentek sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulut, Senin lalu. Posisi ini sebelumnya cukup lama diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) setelah pejabat definitif sebelumnya kosong. Pelantikan digelar di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Kekosongan jabatan definitif di BKD Sulut berlangsung dalam beberapa waktu terakhir. Selama masa itu, roda organisasi tetap berjalan di bawah kendali Plt. Namun, pengisian jabatan definitif dinilai penting untuk kepastian kebijakan kepegawaian di lingkungan pemprov.
John Marentek kini memegang kendali penuh atas manajemen ASN, mulai dari pengadaan, mutasi, hingga pengembangan kompetensi. Pelantikan ini menjadi sinyal bahwa pemerintah daerah kembali pada struktur organisasi yang lengkap.
Sebagai Kepala BKD, John Marentek bertanggung jawab langsung kepada gubernur. Salah satu tugas utamanya adalah memastikan tata kelola kepegawaian berjalan transparan dan akuntabel. Ia juga akan mengawal proses reformasi birokrasi di Sulawesi Utara.
Dalam waktu dekat, sejumlah agenda strategis seperti penyusunan formasi ASN dan rotasi pejabat eselon II hingga IV menjadi pekerjaan rumah yang menanti. Pelantikan ini diharapkan mempercepat proses-proses administratif yang sempat tertunda.
Pelantikan ini disambut positif oleh sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Sulut. Mereka berharap kepemimpinan definitif di BKD dapat memberikan kepastian hukum bagi para ASN. “Dengan adanya kepala definitif, kebijakan kepegawaian bisa lebih terarah,” ujar salah satu sumber di lingkungan pemprov.
John Marentek sendiri dikenal sebagai birokrat yang sudah malang melintang di pemerintahan daerah. Pengalamannya diharapkan mampu membawa perubahan positif dalam pengelolaan sumber daya aparatur di Sulawesi Utara.
Usai pelantikan, John Marentek dijadwalkan segera melakukan konsolidasi internal dengan jajaran di BKD. Langkah ini penting untuk memetakan kondisi terkini dan menyusun prioritas kerja ke depan. Pemprov Sulut menargetkan seluruh posisi strategis dapat terisi definitif dalam waktu dekat untuk mendukung program pembangunan daerah.