BOLAANG MONGONDOW — Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Utara dr Jeanny Yola Winokan, MAP, turun langsung ke lapangan untuk memastikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ponompiaan di Kecamatan Dumoga berjalan sesuai standar. Dalam kunjungan itu, ia diterima oleh Kepala SPPG setempat, Kartini Tungkagi, SH.
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda monitoring rutin BKKBN untuk menjamin bahwa setiap SPPG di wilayah Sulawesi Utara memberikan pelayanan yang optimal. dr Jeanny menekankan pentingnya akurasi data penerima manfaat dan ketersediaan logistik pangan di setiap titik layanan.
"Kami ingin memastikan tidak ada hambatan dalam distribusi dan pelayanan. SPPG adalah garda depan dalam upaya percepatan penurunan stunting dan pemenuhan gizi masyarakat," ujarnya saat meninjau fasilitas.
SPPG Ponompiaan melayani sejumlah desa di wilayah Dumoga yang secara geografis cukup luas. Akses dan koordinasi antar petugas menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, kunjungan langsung dinilai penting untuk memastikan tidak ada celah dalam rantai pelayanan gizi.
Dalam kesempatan tersebut, dr Jeanny juga berdialog dengan para kader dan petugas SPPG untuk mendengar langsung kendala di lapangan. Beberapa masukan terkait jadwal pengiriman bahan pangan dan kebutuhan alat pencatatan data menjadi catatan yang akan ditindaklanjuti.
Langkah ini menegaskan komitmen BKKBN Sulawesi Utara dalam memperkuat layanan pemenuhan gizi di tingkat akar rumput. SPPG merupakan salah satu instrumen strategis dalam program percepatan penurunan stunting yang menjadi prioritas nasional.
Ke depan, BKKBN Sulut berencana melakukan evaluasi berkala di seluruh SPPG yang tersebar di 15 kabupaten/kota. Hal ini untuk memastikan setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan haknya secara tepat sasaran dan tepat waktu.