SULAWESI UTARA — Kepastian jadwal peluncuran Xpeng Mona L03 diumumkan produsen setelah model tersebut muncul dalam proses homologasi Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China (MIIT) pada April 2026. Kehadiran L03 menjadi langkah lanjutan setelah kesuksesan Mona M03 yang mencatatkan pesanan lebih dari 10.000 unit dalam 52 menit pertama penjualan pada 2024.
Dua Pilihan Powertrain: BEV dan EREV
Salah satu daya tarik utama Mona L03 adalah fleksibilitas sistem penggerak. Varian BEV menggunakan motor listrik tunggal bertenaga 245 hp (183 kW) dengan dua opsi baterai LFP, yakni 56 kWh dan 69 kWh. Produsen mengklaim jarak tempuh mencapai 505–650 km berdasarkan standar CLTC.
Sementara varian EREV menggabungkan motor listrik serupa dengan mesin bensin 1.5 liter berdaya 94 hp. Dalam mode listrik murni, kendaraan mampu menempuh 257 km sebelum mesin bensin bekerja mengisi ulang baterai.
Dimensi Kompak, Desain Khas Mona
Mona L03 hadir dengan panjang 4.650 mm, lebar 1.920 mm, tinggi 1.600 mm, dan wheelbase 2.850 mm. Ukuran tersebut masuk kategori SUV kompak, namun proporsi kabin disebut relatif lega untuk segmen entry-level EV.
Desainnya masih mengusung ciri khas keluarga Mona, seperti lampu depan berbentuk T dan siluet kap mesin landai. Detail baru meliputi semi-hidden door handle serta lampu belakang full-width light bar yang memperkuat kesan modern.
Kesuksesan M03 Jadi Pemicu Lini Baru
Mona M03 yang meluncur pada 2024 menjadi fondasi sub-brand ini. Hingga Mei 2026, model tersebut berhasil mengirimkan 272.077 unit di China. Capaian itu membuka jalan bagi pengembangan Mona L03 yang menawarkan format berbeda, yakni SUV fastback, untuk memperkuat posisi Xpeng di segmen EV terjangkau.
Dengan strategi harga kompetitif dan dua opsi powertrain, Mona L03 berpotensi menjadi model penting bagi Xpeng untuk memperluas jangkauan, termasuk ke pasar Asia Tenggara dan Indonesia.