MANADO — Sebanyak 22 calon taruna Akademi TNI dari Sulawesi Utara dinyatakan lolos seleksi daerah setelah mengikuti Sidang Pantukhirda di Makodam XIII/Merdeka. Sidang ini merupakan gerbang terakhir sebelum mereka bersaing di tingkat pusat untuk memperebutkan kursi di Akademi Militer, Akademi Angkatan Laut, dan Akademi Angkatan Udara.
Validasi Data Hingga Pemeriksaan Fisik Jadi Agenda Utama
Sidang Pantukhirda tidak sekadar seremoni. Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus memastikan seluruh data peserta divalidasi ulang, mulai dari dokumen administrasi hingga pengecekan langsung kondisi fisik dan akademik. Proses ini dirancang untuk menjaga objektivitas hasil seleksi.
“TNI membutuhkan calon pemimpin yang unggul dan berkualitas. Validasi menyeluruh ini menjadi kunci agar tidak ada celah kesalahan,” ujar Pangdam dalam arahannya di Grhadika Jaya Sakti, Senin (29/6/2026).
Pangdam: Tidak Ada Ruang untuk Titipan Kepentingan
Dalam kesempatan itu, Mayjen TNI Mirza Agus memberikan arahan tegas kepada seluruh panitia. Ia menekankan agar proses seleksi berjalan profesional tanpa intervensi dari pihak mana pun.
“Mari kita kedepankan prinsip objektivitas dan kesampingkan berbagai macam kepentingan agar diperoleh calon Taruna Akademi TNI yang berkualitas, unggul, dan berintegritas,” tegas Pangdam.
Pernyataan ini disampaikan di hadapan Panitia Seleksi Integratif Daerah (Panselinda) Manado yang dinilainya telah bekerja tertib dan lancar sejak awal tahapan.
Panselinda Manado Diapresiasi, Target Cetak Perwira Profesional
Pangdam juga memberikan apresiasi kepada Panselinda Manado yang dinilai sukses menjalankan seluruh rangkaian seleksi tanpa hambatan berarti. Ia berharap proses ini mampu menjaring generasi penerus TNI yang profesional dan berintegritas tinggi.
Para calon taruna yang lolos tahap daerah kini akan bersiap menghadapi seleksi di tingkat pusat. Persaingan diprediksi semakin ketat karena mereka akan bersaing dengan peserta dari seluruh Indonesia untuk mengisi formasi di tiga matra TNI.