SULAWESI UTARA — Industri perfilman Hollywood sedang menikmati musim panas yang luar biasa, dan Spider-Man: Brand New Day menjadi motor utamanya. Di akhir pekan ketiga, film ini justru mencatat sejarah baru dengan pendapatan USD 70 juta, menjadikannya pekan ketiga terbaik kedua sepanjang sejarah box office domestik. Angka ini jauh melampaui pencapaian pendahulunya, Spider-Man: No Way Home, yang pada pekan ketiga "hanya" meraup USD 56 juta.
Dominasi di Layar Lebar dan Lonjakan Penonton Akhir Pekan
Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi distribusi yang masif. Spider-Man: Brand New Day diputar di 4.539 bioskop di seluruh Amerika Utara, termasuk layar IMAX yang menyumbang USD 4,2 juta di akhir pekan kedua pemutarannya. Lonjakan penonton pada Sabtu (16/8) mencapai 54 persen, sebuah peningkatan signifikan yang biasanya terjadi pada film besar di musim panas ketika anak-anak mulai kembali ke sekolah.
Dengan total pendapatan kumulatif USD 785,8 juta, film ini kini hanya berada di bawah Star Wars: The Force Awakens (USD 936,6 juta), Avengers: Endgame (USD 858,3 juta), dan Spider-Man: No Way Home (USD 814,8 juta). Pencapaian ini turut mendongkrak total pendapatan box office musim panas 2025 menjadi USD 4,2 miliar sejak awal Mei, melonjak 24 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Persaingan Film Keluarga: Paw Patrol vs. The End of Oak Street
Di luar dominasi Spider-Man, pekan ini juga menyaksikan persaingan ketat antara dua film keluarga baru. Paw Patrol: The Dino Movie dari Paramount dan Spin Master berhasil melampaui ekspektasi dengan pendapatan pembukaan USD 20,5 juta. Angka ini menjadi pembukaan terbaik kedua dalam sejarah waralaba tersebut, hanya kalah dari Paw Patrol: The Mighty Movie yang debut dengan USD 22,7 juta pada 2023.
Sementara itu, The End of Oak Street garapan Warner Bros dan Bad Robot yang dibintangi Anne Hathaway, harus puas berada di posisi yang hampir seimbang dengan perolehan USD 21 juta. Meski angka awalnya hampir sama, respons penonton terhadap kedua film ini berbeda cukup jauh. Paw Patrol: The Dino Movie mendapatkan nilai A dari CinemaScore dan rekomendasi kuat sebesar 63 persen, sementara The End of Oak Street hanya mendapat nilai B dan rekomendasi 51 persen.
Mengapa Paw Patrol Masih Relevan Setelah 13 Tahun?
Keberhasilan Paw Patrol: The Dino Movie bukanlah kebetulan belaka. Waralaba animasi untuk anak prasekolah ini telah membuktikan daya tahannya selama 13 tahun. Jennifer Dodge, Presiden Animasi Paramount yang sebelumnya membangun divisi hiburan di Spin Master, menjadi arsitek di balik evolusi waralaba ini dari sekadar mainan menjadi fenomena global yang mencakup serial TV, streaming, merchandise, dan acara langsung.
Daya tarik film ini juga terlihat dari komposisi penontonnya yang lebih ramah keluarga dibandingkan The End of Oak Street. Sekitar 50 persen penonton Paw Patrol: The Dino Movie adalah orang tua, 36 persen anak-anak di bawah 12 tahun, dan 14 persen penonton umum. Sebaliknya, The End of Oak Street hanya menarik 10 persen anak-anak, dengan mayoritas penonton pria di atas 25 tahun (45 persen).
Apa Selanjutnya untuk Box Office?
Dengan total pendapatan tahun ini yang mencapai USD 6,86 miliar—naik 19 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu—industri perfilman Amerika menunjukkan pemulihan yang solid. Angka ini hanya terpaut 7 persen di bawah capaian 2019 yang merupakan rekor tertinggi sepanjang masa.
Pekan ini juga menjadi bukti bahwa pasar membutuhkan lebih banyak variasi konten. Sebanyak 16 film baru dirilis serentak, mulai dari film indie seperti The Rivals of Amziah King yang dibintangi Matthew McConaughey hingga film animasi besar. Meski begitu, tantangan ke depan adalah bagaimana bioskop dapat mempertahankan film-film kecil agar tetap tayang lebih lama dan ditemukan oleh penontonnya, sebuah tugas yang membutuhkan perhatian ekstra dari para distributor.