Pencarian

40 Tahun Lulus, Alumni Frasus 86 Manado Gelar Lomba Mewarnai dan Edukasi Perlindungan Anak di Pesisir Wori

Minggu, 23 Agustus 2026 • 14:05:01 WIB
40 Tahun Lulus, Alumni Frasus 86 Manado Gelar Lomba Mewarnai dan Edukasi Perlindungan Anak di Pesisir Wori
Alumni Frasus 86 Manado menggelar lomba mewarnai dan edukasi perlindungan anak bagi siswa di pesisir Wori dalam rangka 40 tahun kelulusan mereka.

MANADOPerayaan 40 tahun kelulusan alumni SMP Frater Don Bosco dan SMP Suster Pax Christy Manado angkatan 1986 (Frasus 86) diwujudkan dalam aksi nyata bagi masyarakat pesisir. Selain pengobatan gratis dan donor darah, panitia reuni menghadirkan kegiatan edukasi bagi anak-anak di Mangrove Park Wori, baru-baru ini.

Ketua Panitia Reuni Frasus 86, Frangky Tielung, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang reuni, melainkan bentuk pengabdian kepada masyarakat.

"Kami berkumpul bukan sekadar untuk bersenang-senang dan hura-hura, tetapi untuk melayani," ungkap Frangky yang menjabat Asisten Deputi Penyediaan Layanan Perempuan Korban Kekerasan di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).

Fokus pada Literasi Anak Pesisir

Kegiatan yang menyasar anak-anak sekolah dasar hingga menengah pertama ini dirancang untuk membangkitkan semangat belajar. Frangky menjelaskan, aksi ini merupakan bagian dari komitmen alumni untuk memajukan pendidikan di wilayah pesisir Wori.

"Aksi edukatif ini menyasar anak-anak sekolah dasar hingga menengah pertama agar memiliki literasi dan perlindungan anak berupa cerita yang mengajarkan tentang kebaikan dan kejahatan, pelapor dan pelopor dan stop kekerasan dalam rumah," tegas Frangky didampingi Ingrid Frida Bulahari.

Materi Edukasi: Stop Kekerasan dan Literasi

Materi yang disampaikan mencakup pengenalan literasi dasar serta edukasi perlindungan anak. Anak-anak diajak memahami perbedaan antara perbuatan baik dan buruk, serta berani menjadi pelapor jika menyaksikan tindak kekerasan di lingkungan sekitar.

Suksesnya rangkaian kegiatan ini tidak lepas dari kerja keras panitia. Frangky Tielung sebagai ketua didampingi Sekretaris Nancy Tambuwun dan Bendahara Jane Sondakh. Seksi Usaha Dana digawangi Mei Tunggajaya, Sherly Nangoy, dan Inggrid Bulahari, sedangkan Seksi Bakti Sosial ditangani Nancy Muaja dan Eva Worotitjan. Rudolf Poluan bertanggung jawab pada Seksi Peralatan dan Perlengkapan.

Follow kabarbitung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sulutnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks