MANADO — Ratusan warga pesisir di dua desa, Tiwoho dan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, menjadi sasaran pelayanan bakti sosial yang digelar Komunitas Frasus 86 Manado. Aksi sosial yang dipusatkan di Mangrove Park Wori ini tidak hanya menjadi ajang reuni, tetapi juga wujud pengabdian alumni kepada masyarakat.
Ketua Panitia, Frangkie Tielung, menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan 40 tahun kelulusan alumni SMP Frater Don Bosco dan SMP Suster Pax Christy. "Berkumpul ingin melayani untuk masyarakat," ujarnya dalam keterangan yang diterima di Manado.
Empat Jenis Layanan Disiapkan untuk Warga Pesisir
Panitia menyiapkan empat jenis layanan utama dalam bakti sosial ini. Masyarakat dapat mengikuti pemeriksaan kesehatan atau pengobatan gratis, donor darah, serta edukasi perlindungan anak yang dikemas dengan lomba mewarnai dan games untuk anak-anak.
Frangkie Tielung, yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Rumah Tangga Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, menegaskan bahwa sasaran utama kegiatan ini adalah masyarakat pesisir pantai. "Baik anak-anak ataupun orang tua semua terlayani lewat kegiatan Bakti Sosial Alumni Frasus 86 Manado," tegasnya.
Alumni Lintas Profesi: dari Wali Kota hingga Dokter
Kegiatan ini diikuti oleh anggota alumni Frasus angkatan 1986 yang berasal dari berbagai kalangan. Wali Kota Manado, Andrei Angow, dan anggota DPRD Sulut, Luis Schramm, tercatat tergabung dalam komunitas ini, bersama para pengusaha dan dokter di Kota Manado.
Keberagaman profesi para alumni disebut menjadi kekuatan utama dalam menyelenggarakan bakti sosial yang menyentuh langsung kebutuhan dasar warga. Kehadiran para tenaga medis di antara alumni memungkinkan layanan pemeriksaan kesehatan dapat dilakukan secara langsung di lokasi.
Mengusung Tema Kebersamaan dan Pengabdian
Panitia mengangkat tajuk "Mari Baku Dapa Ulang" untuk kegiatan tahun ini. Frasa dalam bahasa Manado tersebut merepresentasikan semangat untuk mengenang masa indah persekolahan, mempererat persaudaraan, sekaligus melangkah bersama menuju masa depan.
Frangkie menambahkan, kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan melayani warga di dua desa pesisir, komunitas alumni berharap dapat memberikan dampak nyata yang berkelanjutan bagi lingkungan sekitar.
Bakti sosial ini menjadi agenda rutin yang terus dilaksanakan Komunitas Frasus 86 di wilayah Sulawesi Utara, menjadikan momen reuni tahunan tidak sekadar seremoni, tetapi juga aksi berbagi kasih bagi masyarakat yang membutuhkan.