SULAWESI UTARA — Indonesia tampil sebagai kampiun Asia pada turnamen FIFAe Continental Championship 2026 untuk kategori Football Console. Elga Cahya Putra dan Mohammad Akbar Paudie sukses membawa pulang trofi setelah melewati laga final yang berlangsung ketat melawan Jepang.
Hasil ini bukan sekadar gelar regional. Kemenangan tersebut memastikan Indonesia lolos sebagai peserta FIFAe Finals 2026, turnamen puncak yang mempertemukan tim terbaik dari seluruh dunia.
Perjalanan Indonesia di Fase Knockout
Langkah Indonesia menuju podium juara dimulai dari babak semifinal. Menghadapi Malaysia, Elga dan Akbar menang meyakinkan dengan skor 2-1 untuk mengamankan tempat di partai puncak.
Di sisi lain, Jepang melaju ke final setelah menumbangkan Yordania lewat laga sengit yang berakhir dengan skor 5-3. Pertemuan Indonesia vs Jepang di final pun dinanti sebagai ujian sesungguhnya bagi skuad Merah Putih.
Faktor Kunci: Kecerdasan Membaca Sistem FIFAe Draft
Turnamen ini menggunakan format FIFAe Draft yang menuntut strategi ekstra dalam penyusunan skuad. Setiap tim diberi kesempatan memilih pemain dari kumpulan yang telah ditentukan, dan pemain yang dipilih bisa digunakan dalam seluruh versi yang tersedia di dalam gim.
Mekanisme ini membuat keputusan drafting menjadi salah satu penentu hasil pertandingan. Kemampuan Indonesia membaca kebutuhan tim dan memilih pemain yang tepat di sistem draft menjadi pembeda saat menghadapi lawan-lawan kuat Asia.
Peringkat Dunia Indonesia Kian Mengancam Dua Besar
Gelar juara ini memperkuat posisi Indonesia di kancah eFootball global. Berdasarkan pembaruan FIFAe Rankings per 6 Juli 2026, Indonesia menempati peringkat ketiga dunia dengan FIFAe Power Index (FPI) 1.461,74.
Indonesia hanya tertinggal dari Brasil di posisi pertama dengan FPI 1.502,31 dan Polandia di peringkat kedua dengan 1.500,26. Adapun Prancis (1.417,23) dan Italia (1.409,90) melengkapi lima besar dunia.
Modal Berharga Menuju FIFAe Finals 2026
FIFAe melalui akun resminya mengapresiasi perjalanan Indonesia yang mampu melewati berbagai tantangan sepanjang fase turnamen. Konsistensi performa yang ditunjukkan Elga Cahya Putra dan Mohammad Akbar Paudie menjadi modal penting menjelang FIFAe Finals 2026.
Dengan status juara Asia dan peringkat tiga dunia, Indonesia berpeluang besar berbicara banyak di turnamen puncak nanti. Peta persaingan global eFootball kini memasuki babak yang lebih menarik dengan hadirnya Indonesia di jajaran elite.