Pencarian

Pabrik BYD Subang Resmi Beroperasi, 5.000 Pekerja Indonesia Terserap

Kamis, 03 September 2026 • 12:19:01 WIB
Pabrik BYD Subang Resmi Beroperasi, 5.000 Pekerja Indonesia Terserap
Pabrik BYD di Subang resmi beroperasi dan menyerap lebih dari 5.000 tenaga kerja Indonesia pada tahap awal.

SULAWESI UTARA — Peresmian pabrik BYD di Subang berlangsung Kamis (3/9/2026) dan dihadiri jajaran pejabat pemerintah. Hadir dalam seremoni tersebut Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Totodua Pasaribu.

Lokasi pabrik ini berada di kawasan industri Subang, Jawa Barat. Luas lahannya mencapai 126 hektar, dan secara bertahap akan menampung seluruh lini produksi kendaraan listrik BYD untuk pasar domestik.

Manufaktur Penuh di Dalam Negeri, Bukan Sekadar CKD

Liu Xueliang, Vice President of BYD Co., Ltd, menekankan bahwa seluruh proses manufaktur dilakukan langsung di Indonesia. Tahapan yang dikerjakan di Subang mencakup pengecatan, pengelasan bodi, hingga proses akhir atau final assembly.

"Ini sebuah pencapaian yang baru," ujar Liu di lokasi peresmian.

Dengan begitu, pabrik ini bukan sekadar fasilitas perakitan CKD yang mengimpor komponen utama. Klaim BYD, keberadaan pabrik ini turut mendongkrak industri komponen dalam negeri karena alur produksi yang lebih komprehensif dibanding sekadar assembling.

Dampak Ekonomi: 5.000 Pekerja Awal dan Target 20.000

Pada tahap awal operasional, BYD mempekerjakan lebih dari 5.000 tenaga kerja lokal. Salah satu poin yang ditekankan Liu adalah etos kerja karyawan Indonesia yang dinilai cepat menguasai teknologi manufaktur kendaraan listrik.

"Tenaga kerja di Indonesia 5 ribu orang lebih. Staf Indonesia sangat rajin dan tekun dalam melakukan pekerjaan," puji dia.

Target jangka panjangnya jauh lebih besar. BYD memasang ambisi menyerap hingga 20.000 tenaga kerja Indonesia ketika pabrik Subang beroperasi di kapasitas produksi maksimal.

"Pabrik ini ketika sudah mencapai kapasitas produksi maksimal, target kami 20 ribu pekerja Indonesia yang bisa bergabung," tambah Liu.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyambut baik realisasi investasi ini. Ia menyebut peresmian pabrik ini sebagai simbol lahirnya harapan bagi industrialisasi nasional.

"Peresmian fasilitas produksi BYD Motor Indonesia hari ini bukan hanya pembukaan pabrik baru, melainkan simbol lahirnya harapan dan peluang bagi kemajuan industrialisasi nasional melalui penciptaan ekosistem industri," ujar Agus di Subang, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).

Sejumlah lini kendaraan listrik BYD turut dipajang di area pabrik. Deretan produk tersebut antara lain hatchback mungil Atto 1, crossover Atto 3, sedan performa tinggi Seal, dan city car Dolphin. Jajaran kendaraan keluarga seperti MPV listrik M6, SUV Sealion 07, hingga mobil mewah Denza D9 juga meramaikan area peresmian.

Follow kabarbitung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks