SULAWESI UTARA — "Proses serah terima kendaraan juga telah dilaksanakan pada hari yang sama," tulis Wuling dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (9/9).
Dalam pertemuan tersebut, Wuling menyampaikan sejumlah opsi penanganan dengan mengedepankan pemulihan hak dan kepentingan konsumen. Setelah mempertimbangkan opsi yang tersedia, Nancy memilih penyelesaian berupa penyerahan unit Wuling Darion yang dibelinya secara cash sejak Desember 2025.
Pengecekan Menyeluruh ke Seluruh Transaksi Oknum Sales
Wuling tidak berhenti pada penyelesaian kasus Nancy. Perusahaan telah memberi instruksi tegas kepada dealer terkait untuk melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh transaksi penjualan yang pernah ditangani oknum wiraniaga tersebut.
Apabila ditemukan pelanggaran lain, dealer wajib segera menindaklanjuti sesuai hasil pengecekan dan ketentuan yang berlaku. Kasus ini sebelumnya viral di media sosial dan menjadi perhatian Wakil Wali Kota Surabaya Armuji.
Empat Langkah Perbaikan Internal Wuling Motors
Wuling Motors menyiapkan empat langkah lanjutan untuk memperkuat proses internal dan mencegah kasus serupa terulang. Pertama, perusahaan akan meninjau ulang proses seleksi dan pembinaan tenaga wiraniaga di seluruh jaringan dealer. Langkah ini mencakup penguatan standar kompetensi, integritas, dan kualitas tenaga penjual.
Kedua, Wuling memperketat evaluasi dan monitoring penerapan standar prosedur di jaringan dealer, mencakup seluruh tahapan proses pembelian kendaraan. Ketiga, mekanisme komunikasi dan eskalasi dari seluruh jaringan Wuling Motors diperkuat, terutama bila ditemukan ketidaksesuaian pelayanan terhadap konsumen.
Keempat, layanan Customer Care dioptimalkan sebagai kanal informasi, dukungan, dan pengaduan konsumen. Wuling juga memperkuat mekanisme pemantauan untuk memastikan setiap masalah ditangani tepat sesuai ketentuan.
"Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian, masukan, dan dukungan dalam proses penyelesaian permasalahan ini," tulis Wuling.
Kasus ini bermula ketika Nancy melunasi pembelian mobilnya secara cash sejak Desember 2025. Namun hingga awal September 2026, unit yang dijanjikan tak kunjung diterima. Oknum sales dealer diduga melakukan kecurangan dalam proses transaksi tersebut.