BITUNG — Kepengurusan Abpednas, Aslinmas, dan Srikandi Jaga Desa di Provinsi Sulawesi Utara terus diperkuat hingga tingkat kecamatan. Liow menyampaikan hal itu kepada puluhan wartawan di Kota Bitung, seusai mengikuti penguatan struktur organisasi di Balai Pertemuan Umum Kantor Walikota Bitung.
Menurut Liow, tiga asosiasi tersebut berfungsi sebagai penyanggah dalam tindakan preventif terhadap gejolak di tengah masyarakat. Tawuran antar kampung dan gangguan ketentraman menjadi contoh persoalan yang ingin diredam lewat keberadaan wadah itu.
Abpednas merupakan wadah berhimpun dan menyalurkan aspirasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK). Sementara Aslinmas adalah Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat yang menaungi unsur perlindungan masyarakat.
Srikandi Jaga Desa melengkapi dua organisasi lain dengan fokus pada desa dan kelurahan. Ketiganya dibentuk oleh Kejaksaan Agung RI dan diarahkan menjadi mitra strategis kejaksaan serta pemerintah daerah.
Liow menegaskan anggota tiga wadah itu harus bekerja maksimal di tengah masyarakat dan berkoordinasi dengan aparat pemerintah setempat. Deteksi dini menjadi kunci supaya persoalan tidak berkembang lebih jauh.
"Ingat 3 Wadah ini akan menjadi mata dan telinga masyarakat dimana usahakan ketika ada denyut gejolak ditengah masyarakat usahakan anggota tiga wadah ini sudah melakukan upaya supaya hal-hal yang mengganggu kambtibmas tidak dapat di proteksi agar tidak terjadi serta menjadi pelindung dan mengayomi masyarakat," kata Liow.
Setiap organisasi memiliki bidang-bidang sesuai kebutuhan. Liow menyebut ada sebelas bidang dalam kepengurusan, dengan tiap bidang dapat diisi dua hingga tiga orang atau disesuaikan kebutuhan organisasi.
Struktur lain menggunakan wakil ketua dengan pembagian bidang sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Pembentukan kepengurusan saat ini sudah sampai pada tingkat kecamatan.
Untuk kepengurusan Aslinmas di tingkat kabupaten/kota, koordinasi dengan pemerintah daerah diperlukan. Unsur Satpol PP maupun Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dapat dilibatkan dalam struktur sesuai ketentuan organisasi.
Di Sulawesi Utara, kepengurusan Abpednas, Srikandi, dan Aslinmas telah dilantik atau dikukuhkan. Khusus Abpednas, kepengurusan di 12 kabupaten/kota telah terbentuk, meski sebagian masih menunggu pelantikan.
Sejumlah program organisasi sudah berjalan meski pelantikan belum tuntas. Setelah pelantikan di Kota Manado, Abpednas melaksanakan bantuan air bersih di tiga wilayah, yakni Bunaken, Siladen, dan Manado Tua.
Di Kota Bitung, Abpednas bersama Srikandi dan Aslinmas membagikan masker kepada masyarakat sebagai respons terhadap kabut asap. Liow menilai kegiatan itu bentuk kepedulian organisasi terhadap kebutuhan dan keselamatan warga.
Keberadaan organisasi dinilai tidak cukup berhenti pada pembentukan struktur kepengurusan. Program nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat menjadi tolok ukurnya.
Liow menyebut ketiga organisasi harus menjadi mata untuk melihat persoalan kemasyarakatan, telinga untuk mendengar aspirasi, dan mulut untuk menyampaikan aspirasi itu kepada pihak berwenang. Usai berbincang dengan wartawan, Liow berpamitan menuju Kota Tomohon.