Pencarian

Komposer Legendaris Doom, Bobby Prince, Meninggal Dunia di Usia 81 Tahun

Sabtu, 20 Juni 2026 • 08:17:01 WIB
Komposer Legendaris Doom, Bobby Prince, Meninggal Dunia di Usia 81 Tahun
Bobby Prince, komposer legendaris di balik soundtrack Doom, meninggal dunia pada usia 81 tahun.

SULAWESI UTARA — Dunia game kehilangan salah satu pionirnya. Bobby Prince, komposer dan perancang suara yang namanya identik dengan era keemasan first-person shooter (FPS), tutup usia pada 16 Juni 2026. Kabar ini pertama kali muncul dari obituari keluarga dan kemudian dikonfirmasi oleh id Software, studio di balik game-game yang ia isi dengan musik.

Dari MIDI Sederhana ke National Recording Registry

Prince paling dikenal lewat karyanya pada seri Doom (1993). Meski terbatas oleh driver kartu suara era 90-an, ia berhasil menciptakan riff gitar yang sempurna untuk iringan pertarungan melawan monster di neraka. Prestasinya diakui secara resmi: Library of Congress Amerika Serikat baru saja memasukkan soundtrack Doom versi asli ke dalam National Recording Registry pada bulan Mei 2026 lalu.

"Meskipun memiliki keterbatasan driver kartu suara tahun 1993, Prince menggubah iringan riff yang sempurna untuk perjalanan membantai iblis di neraka," tulis Library of Congress dalam pernyataan resmi mereka. "Memanfaatkan pengetahuannya tentang MIDI, Prince bahkan memastikan efek suara yang ia buat bisa terdengar jelas di tengah musik dengan menempatkannya di frekuensi MIDI yang berbeda."

Warisan di Wolfenstein dan Duke Nukem

Selain Doom, jejak Prince juga terlihat jelas di game-game legendaris lainnya. Ia menggarap komposisi untuk Wolfenstein 3D, Rise of the Triad, dan Duke Nukem 3D. Pengakuan atas dedikasinya di industri sudah lama datang; pada tahun 2006, Game Audio Network Guild (G.A.N.G.) menganugerahinya penghargaan seumur hidup (lifetime achievement award).

Ucapan Duka dari Rekan Sejawat

John Romero, salah satu pendiri id Software dan rekan desainer Doom, menyampaikan belasungkawa mendalam melalui akun X (sebelumnya Twitter). "Semua orang di Romero Games sangat berduka mendengar kepergian Bobby Prince," tulis Romero. "Ia meninggalkan jejak yang luar biasa pada game dan pada hidup saya."

Kehilangan Bobby Prince bukan hanya soal perginya seorang komposer. Ia adalah arsitek suara yang membuktikan bahwa musik berkualitas bisa lahir dari keterbatasan teknis, dan karyanya terus bergema di setiap generasi gamer yang menembak monster di layar komputer. Selamat jalan, sang maestro. Musikmu abadi selamanya.

Bagikan
Sumber: engadget.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks