Pencarian

Pemerintah RI Jamin Dukungan Penuh untuk Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030

Selasa, 23 Juni 2026 • 02:36:01 WIB
Pemerintah RI Jamin Dukungan Penuh untuk Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Presiden RI pastikan dukungan penuh untuk Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2030.

SULAWESI UTARA — Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Muhammad Qodari, mengungkapkan arahan langsung Presiden dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (22/6/2026). Menurutnya, pemerintah tidak akan setengah-setengah dalam mendukung skuad Garuda yang tengah mempersiapkan diri menuju kualifikasi Piala Dunia mendatang.

Sinergi Tiga Pilar: Pemerintah, PSSI, dan Pelatih

Qodari menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, federasi, dan jajaran pelatih menjadi faktor krusial. “Sinergi antara pemerintah, federasi, dan jajaran pelatih menjadi modal penting untuk mengubah optimisme menjadi capaian nyata melalui kerja keras, persiapan matang, dan target yang terukur,” ujarnya.

Pertemuan Presiden Prabowo dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir serta pelatih Timnas Indonesia disebut sebagai langkah awal konkret. Pemerintah ingin memastikan seluruh aspek pendukung—mulai dari pembinaan pemain, penguatan kompetisi, hingga dukungan kelembagaan—berjalan selaras.

Akademi Olahraga dan Dana Multiyears untuk Atlet Muda

Pemerintah tidak hanya fokus pada tim senior. Salah satu program unggulan yang disiapkan adalah pembangunan Akademi Olahraga yang akan menjadi pusat pembinaan talenta muda dari berbagai cabang olahraga. Proses pencarian, pembinaan, dan pengembangan atlet diharapkan lebih terstruktur sejak usia dini.

Selain itu, skema pendanaan multiyears untuk pemusatan latihan nasional (pelatnas) jangka panjang juga tengah disiapkan. Program serupa akan diberikan kepada atlet disabilitas sebagai bentuk komitmen pemerintah menciptakan pembinaan olahraga yang inklusif.

Peluang Karier Kedua bagi Atlet Disabilitas

Qodari menyebut pemerintah akan memperkuat program pembinaan atlet disabilitas melalui pemberian sertifikasi kepelatihan. Sertifikasi ini membuka peluang bagi mereka untuk tetap berkontribusi di dunia olahraga setelah pensiun dari kompetisi.

“Pada akhirnya, membangun prestasi olahraga bukan hanya soal memenangkan pertandingan hari ini, tetapi juga menyiapkan generasi juara untuk tahun-tahun yang akan datang,” kata Qodari menutup pernyataannya.

Bagikan
Sumber: rctiplus.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks