BITUNG — Empat mesin hemodialisis yang diberikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara akhirnya tiba dan diresmikan penggunaannya di RSMN Bitung. Peresmian itu dilakukan langsung oleh Gubernur YSK yang didampingi istri, Anik Selvanus Komaling, serta Wali Kota Bitung Hengky Honandar dan Ketua TP PKK Ny Ellen Honandar Sondakh, bersama Wakil Wali Kota Randito Maringka.
Kehadiran alat cuci darah ini menjadi jawaban atas penantian panjang Direktur RSMN, Dr dr Chally Tirayoh, yang selama ini terus mengupayakan peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat Bitung. Sebelumnya, Gubernur YSK juga telah memberikan bantuan dua unit ambulans pada medio 2025 lalu.
Inovasi Direktur RSMN Dipantau Langsung Gubernur
Gubernur YSK mengaku terus memantau sepak terjang Dr Chally dalam memimpin RSMN Bitung. Ia menilai mantan Kepala Puskesmas Desa Kema, Minahasa Utara, itu memiliki rekam jejak inovasi yang kuat, terutama dalam mengembangkan program dan sistem pelayanan digital di rumah sakit.
“Namun umur beliau masih muda,” kata YSK dalam sambutannya yang sontak disambut tepuk tangan hadirin. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pujian setinggi itu diberikan kepada figur yang dinilai masih memiliki masa depan panjang di birokrasi.
Empat Mesin Masih Kurang, Pemprov Janji Tambah
Meski peresmian ini menjadi langkah awal, Gubernur YSK mengakui bahwa kebutuhan warga Kota Bitung akan layanan cuci darah masih sangat besar. Empat unit mesin hemodialisis yang baru beroperasi dinilai belum mencukupi jumlah pasien yang membutuhkan terapi rutin.
“Untuk itu hal ini, masih step awal. Dan ke depannya memang wajib ditambah,” tegas YSK dalam pidatonya. Pernyataan ini memberi sinyal bahwa Pemprov Sulut berkomitmen menambah jumlah mesin secara bertahap.
Direktur RSMN: Terima Kasih atas Kepercayaan Pemprov
Usai peresmian, Dr dr Chally Tirayoh menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya. Ia mewakili seluruh keluarga besar RSMN Bitung mengapresiasi perhatian pemerintah provinsi yang telah menghadirkan fasilitas vital ini.
“Saya mewakili keluarga besar RSMN Bitung mengucapkan banyak terima kasih yang pertama kepada Tuhan juga berterima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah menghadirkan 4 mesin Hemodialisis untuk membantu masyarakat Bitung yang akan cuci darah,” pungkasnya.