SULAWESI UTARA — Setelah resmi masuk pasar Vietnam pada Juli 2024, BYD kini menggelar obral besar-besaran untuk unit uji coba mereka. Dealer-dealer setempat menjual kendaraan yang sebelumnya digunakan untuk test drive dan demonstrasi, dengan harga yang dipangkas hingga puluhan persen dari harga ritel. Seluruh unit diproduksi antara 2024 hingga 2025 dan mencakup empat model berbeda.
Daftar Model dan Harga Likuidasi BYD Bekas Uji Coba
Unit yang dijual terdiri dari mobil listrik murni (EV) dan hibrida plug-in (PHEV). Berikut rincian harga dan kondisi masing-masing:
- BYD Seal Performance 2024: jarak 16.000 km, dijual 870 juta VND (sekitar Rp 557 juta). Harga baru varian ini tidak disebutkan, namun potongannya signifikan dibandingkan harga pasar.
- BYD Seal Advanced 2024: jarak 11.000 km, harga 770 juta VND (sekitar Rp 493 juta). Versi standar dengan tenaga dan fitur lebih rendah dari Performance.
- BYD Atto 2 2024: SUV listrik yang baru diluncurkan April lalu, jarak 12.000 km, dijual 560 juta VND (sekitar Rp 358 juta). Harga baru model ini di Vietnam adalah 669 juta VND.
- BYD Seal 5 PHEV 2025: sedan hibrida plug-in, jarak tempuh paling rendah 3.500 km, ditawarkan 580 juta VND (sekitar Rp 371 juta). Diskon mencapai 116 juta VND dari harga baru 696 juta VND.
Negosiasi Harga Masih Terbuka, Belum Final
Perwakilan dari unit penjualan menyatakan bahwa harga yang dipublikasikan saat ini belum merupakan harga final. Pelanggan masih bisa bernegosiasi untuk mendapatkan angka yang lebih sesuai. Ini lazim terjadi dalam likuidasi kendaraan bekas uji coba, di mana kondisi unit dan negosiasi langsung mempengaruhi transaksi akhir.
Ekspansi BYD di Vietnam: Dari 3 Model Menjadi 10 Model
BYD memasuki Vietnam dengan tiga model awal, dan dalam waktu kurang dari setahun portofolionya membengkak menjadi sepuluh model. Saat ini lini produk terbagi dua kelompok: kendaraan listrik murni (Dolphin, M6, Atto 2, Atto 3, Seal, Han, Sealion 8) dan hibrida plug-in (Seal 5, Sealion 6, M9). Keunggulan skala global dan keragaman produk menjadi modal utama BYD bersaing di pasar Vietnam.
Meski demikian, perusahaan masih terus membangun ekosistem pendukung. Jaringan stasiun pengisian daya yang terbatas masih menjadi topik yang banyak dikeluhkan pelanggan potensial.