Pencarian

Rupiah Sentuh Rp 17.868 per Dolar AS, IHSG Justru Menguat 0,79% ke 6.317

Rabu, 12 Agustus 2026 • 21:21:01 WIB
Rupiah Sentuh Rp 17.868 per Dolar AS, IHSG Justru Menguat 0,79% ke 6.317
Rupiah melemah ke level Rp 17.868 per dolar AS, sementara IHSG menguat 0,79 persen ke level 6.317 pada perdagangan pagi ini.

SULAWESI UTARA — Data pasar menunjukkan divergensi pergerakan antara pasar uang dan pasar modal pagi ini. Saat rupiah masih tertekan di level psikologis Rp 17.800-an, indeks saham acuan tanah air mampu bergerak hijau, mengindikasikan aliran dana asing yang tetap masuk ke instrumen saham meskipun nilai tukar sedang bergejolak.

Perbandingan Kurs di Tiga Bank Besar: Selisih Tipis di Kurs e-Rate

Untuk transaksi elektronik atau e-Rate, Bank Central Asia (BCA) mematok harga beli rupiah di level Rp 17.857 per dolar AS dan harga jual di Rp 17.877 per dolar AS. Artinya, jika Anda ingin menukar dolar menjadi rupiah, bank membeli di kisaran tersebut, sementara jika Anda membutuhkan dolar, Anda harus membayar di level tersebut.

Sementara itu, untuk transaksi tunai di counter (TT Counter) dan bank notes, BCA memasang rentang yang lebih lebar. Harga beli berada di angka Rp 17.650 dan harga jual menyentuh Rp 17.930 per dolar AS. Selisih antara kurs beli dan jual yang lebih lebar ini merupakan spread yang menjadi keuntungan bank untuk transaksi fisik.

Kurs Khusus untuk Transaksi Besar di BCA

BCA juga menyediakan skema special rate yang diperuntukkan bagi nasabah dengan nilai transaksi di atas 25.000 dolar AS. Pada skema ini, kurs beli dipatok di Rp 17.825 dan kurs jual di Rp 17.855 per dolar AS. Skema ini menawarkan spread yang lebih tipis dibandingkan kurs e-Rate reguler.

Untuk kategori transaksi besar ini, rincian kursnya adalah sebagai berikut:

  • Special Rate e-Rate: Beli Rp 17.825, Jual Rp 17.855 per dolar AS.
  • Special Rate TT Counter: Beli Rp 17.620, Jual Rp 17.920 per dolar AS.
  • Special Rate Bank Notes: Beli Rp 17.590, Jual Rp 17.890 per dolar AS.

Catatan Penting: Kurs Dinamis dan Kewajiban Dokumen

Perlu dicatat, kurs yang tertera merupakan indikasi dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar. BCA menegaskan bahwa kurs yang dikenakan adalah kurs pada tanggal efektif transaksi. Untuk nilai transaksi tertentu, nasabah disarankan menghubungi cabang terdekat untuk mendapatkan kepastian kurs.

Selain itu, untuk transaksi jual-beli valuta asing, terdapat ketentuan ambang batas (threshold) yang mewajibkan penyampaian dokumen pendukung (underlying) sesuai regulasi Bank Indonesia (BI). Ketentuan ini berlaku untuk semua bank, bertujuan untuk memantau arus devisa dan menjaga stabilitas nilai tukar.

Apa Artinya bagi Investor dan Korporasi?

Bagi korporasi yang memiliki utang dalam denominasi dolar AS, pelemahan rupiah di kisaran Rp 17.868 ini meningkatkan beban pembayaran pokok dan bunga. Sementara itu, bagi eksportir, level kurs saat ini justru menguntungkan karena penerimaan dalam dolar akan menghasilkan lebih banyak rupiah saat dikonversi.

Bagi investor pasar modal, penguatan IHSG di tengah pelemahan rupiah menjadi sinyal bahwa likuiditas domestik masih cukup kuat. Namun, investor perlu mencermati keberlanjutan tren ini, karena pelemahan kurs yang berkepanjangan biasanya akan direspons negatif oleh pasar obligasi dan berpotensi memicu aksi jual saham di sesi-sesi berikutnya.

Follow kabarbitung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: money.kompas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks