Pencarian

4 Pilar Literasi Keuangan BSG: Bank Goes To School hingga KUR BOHUSAMI Menyasar Pelosok Sulut dan Gorontalo

Rabu, 19 Agustus 2026 • 18:51:32 WIB
4 Pilar Literasi Keuangan BSG: Bank Goes To School hingga KUR BOHUSAMI Menyasar Pelosok Sulut dan Gorontalo
Ratusan pelajar mengikuti program Bank Goes To School yang digelar BSG untuk meningkatkan literasi keuangan sejak dini.

MANADO — Bank Pembangunan Daerah ini tidak hanya mengejar target penyaluran kredit, tetapi juga membekali masyarakat dengan pengetahuan finansial agar terhindar dari risiko kejahatan digital. Direktur Umum BSG, Joubert Dondokambey, menyebut peningkatan literasi merupakan fondasi percepatan ekonomi daerah.

“Kami tidak hanya fokus pada penyaluran pembiayaan, tetapi juga membekali masyarakat dengan pengetahuan finansial agar terhindar dari berbagai risiko keuangan digital,” ujarnya saat menyampaikan materi di Media Update TW-III 2026, Rabu (19/8/2026).

Edukasi Dimulai dari Sekolah hingga Komunitas Nelayan

Pada pilar edukasi, BSG mengaktifkan program pembukaan rekening di lingkungan sekolah dan kampus melalui gerakan Bank Goes To School. Pendampingan finansial juga diarahkan secara intensif kepada komunitas UMKM, petani, dan nelayan.

Kampanye literasi gencar dilakukan seiring maraknya ancaman kejahatan siber. Masyarakat diedukasi mengenai berbagai modus penipuan transaksi keuangan online agar tidak menjadi korban.

Digitalisasi Layanan dan Integrasi Pajak Daerah

BSG mengoptimalkan aktivasi produk digital unggulan seperti BSGtouch, BSGqris, hingga BSGdirect. Integrasi layanan penerimaan daerah seperti pajak dan retribusi juga diperkuat melalui sinkronisasi ke dalam ekosistem pemerintah daerah, termasuk SIPD-RI dan Siskeudes.

Langkah ini ditujukan untuk mendorong transparansi dan efisiensi pengelolaan keuangan pemerintah kabupaten dan kota.

Sinergi dengan OJK dan Bank Indonesia

Keterlibatan BSG dalam kolaborasi ekosistem diwujudkan melalui dukungan penuh terhadap Program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, BSG juga aktif dalam Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) bersama Bank Indonesia.

Sinergi antar-lembaga ini dinilai ampuh mempercepat pemerataan akses perbankan hingga ke wilayah terpencil.

KUR BOHUSAMI dan Komoditas Unggulan Daerah

Dari sisi pembiayaan, BSG mengoptimalkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) BOHUSAMI. Perusahaan juga menjalin kerja sama Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) dengan pola kemitraan yang berfokus pada komoditas unggulan di masing-masing kabupaten dan kota.

“Melalui penguatan pembiayaan, kami mengoptimalkan penyaluran KUR BOHUSAMI serta menjalin kerja sama PED dengan pola kemitraan yang berfokus pada komoditas unggulan,” tutur Dondokambey.

Jangkauan Edukasi Hingga Ribuan Peserta

Sepanjang tahun ini, rangkaian kegiatan edukasi dan penyuluhan lapangan telah menjangkau ribuan peserta di berbagai kecamatan. Wilayah yang menjadi sasaran meliputi Minahasa Utara, Bitung, Kotamobagu, Pohuwato, Boalemo, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, hingga Gorontalo Utara.

Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan otoritas terkait, BSG optimistis dapat terus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Follow kabarbitung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sulutreview.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks