SULAWESI UTARA — Komunitas GTA Indonesia kembali dihebohkan dengan bocoran materi terbaru Grand Theft Auto VI yang tersebar di internet. Setelah insiden peretasan besar pada 2022 dan bocornya trailer perdana pada Desember 2023, kali ini giliran peta Leonida dan sejumlah cuplikan gameplay yang beredar luas. Kelompok peretas bernama Cyberleek diduga menjadi dalang di balik kebocoran ini.
Peta Leonida: Kota Mirip Miami dan Gugusan Pulau Florida Keys
Bocoran yang beredar menampilkan peta Leonida, wilayah fiktif yang terinspirasi dari Florida. Peta tersebut memperlihatkan sebuah kota besar di bagian timur yang bentuknya menyerupai Miami, sementara area barat dan utara didominasi oleh zona hijau.
Di bagian selatan, terlihat banyak pulau yang membentuk gugusan mirip Florida Keys. Yang menarik, peta ini juga memuat berbagai penanda lokasi berupa ikon rumah, kendaraan, wajah dengan penutup kepala, hingga ikon buaya yang menegaskan nuansa khas Florida.
Cuplikan Gameplay: Sistem Karma dan Fitur Bensin
Selain peta, bocoran juga mencakup video gameplay yang memperlihatkan aksi Jason Duval, salah satu karakter utama. Dalam cuplikan pertama, Jason terlihat bermain basket di safehouse-nya. Setelah berhasil memasukkan bola, muncul peningkatan statistik Focus, mengindikasikan adanya fitur pengembangan karakter.
Cuplikan kedua menampilkan Jason mengendarai mobil, menabrak truk, lalu terlibat perkelahian dengan pengemudinya. Setelah menyerang menggunakan kunci inggris, Jason mendapat tingkat buronan dua bintang. Yang menarik perhatian, layar pemain menampilkan ikon wajah Jason dengan simbol menyerupai iblis dan tanda minus.
Indikator tersebut memunculkan spekulasi bahwa GTA 6 akan memiliki sistem honor atau karma, mirip dengan mekanisme yang ada di Red Dead Redemption. Selain itu, video juga memperlihatkan opsi loadout dan storage, serta indikator bahan bakar kendaraan yang mengonfirmasi adanya fitur isi bensin yang absen di GTA 5.
Protes Cyberleek: Tuntutan di Balik Kebocoran
Cyberleek mengklaim bocoran ini sengaja disebarkan sebagai bentuk protes terhadap keputusan Rockstar yang tidak akan merilis edisi fisik GTA 6. Penerbit hanya menyediakan kode unduhan digital, bukan cakram berisi game.
Kelompok ini juga memprotes praktik digital preorder, DLC single-player yang disebut sudah ada di dalam berkas game namun dikunci untuk pembelian tambahan, serta tidak adanya jaminan bahwa mode single-player tetap bisa dimainkan ketika layanan online dihentikan. Cyberleek mengancam akan menargetkan penerbit game lain jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.
Tindakan Rockstar dan Jadwal Rilis
Rockstar Games dikabarkan telah mengirimkan pemberitahuan hak cipta DMCA kepada pengguna yang membagikan materi bocoran tersebut. Namun, belum ada pernyataan resmi dari pihak Rockstar mengenai protes Cyberleek.
GTA 6 dijadwalkan meluncur untuk PlayStation 5 dan Xbox Series X/S pada 19 November 2026. Rockstar juga akan menghadirkan acara Grand Theft Auto VI: An Extended Look pada 27 Agustus 2026, yang akan ditayangkan lebih dulu melalui Netflix sebelum tersedia di platform lain.
Bagi pemain di Indonesia, bocoran ini setidaknya memberikan gambaran awal tentang fitur-fitur yang akan hadir di GTA 6. Meski begitu, semua informasi ini masih bersifat tidak resmi dan perlu menunggu konfirmasi dari Rockstar Games.