MANADO — Keluhan warga di dataran tinggi Kecamatan Sangkub soal sulitnya air bersih dan rusaknya jalan provinsi akhirnya dibawa langsung ke meja Gubernur Sulawesi Utara. Bupati Boltara Dr. Sirajudin Lasena, S.E., M.Ec.Dev. menyampaikan dua persoalan itu dalam audiensi bersama Gubernur Yulius Selvanus Komaling di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Kamis (20/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Sirajudin mengawali pembahasan dengan kondisi kekeringan yang semakin parah saat musim kemarau. Sejumlah desa di Kecamatan Sangkub, terutama di wilayah dataran tinggi, mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
“Masalah air bersih ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Kami berharap ada dukungan dari pemerintah provinsi untuk membantu warga yang saat ini terdampak kekeringan,” demikian pokok penyampaian Bupati dalam audiensi tersebut.
Jalan Sangkub Timur–Sidodadi Rusak Parah, Ganggu Distribusi Hasil Pertanian
Selain soal air, Bupati Sirajudin juga mengangkat kerusakan ruas jalan provinsi yang menghubungkan Desa Sangkub Timur hingga Desa Sidodadi. Kondisi jalan yang rusak cukup parah ini bukan sekadar mengganggu mobilitas harian, tetapi juga menghambat aktivitas pertanian yang menjadi mata pencaharian utama warga setempat.
Kerusakan jalan tersebut dinilai berdampak langsung pada biaya distribusi hasil bumi yang harus ditanggung petani. Jalur ini merupakan akses vital bagi masyarakat di wilayah timur Boltara untuk menjangkau pusat kecamatan maupun kota kabupaten.
Pemprov Sulut Janji Perbaiki Jalan dan Bantu Warga Terdampak Kekeringan
Menanggapi keluhan tersebut, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling menyatakan komitmennya untuk memperbaiki jalan provinsi yang rusak di wilayah Boltara. Perbaikan ruas jalan tersebut disebut akan menjadi prioritas melalui anggaran perubahan 2026 dan berlanjut pada program tahun 2027.
Gubernur juga memastikan akan memberikan dukungan bagi masyarakat yang terdampak kekeringan. Respons cepat ini diharapkan mampu meringankan beban warga yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih.
Bupati Sirajudin menyambut baik komitmen tersebut. Ia menegaskan harapannya agar hasil audiensi tidak berhenti sebatas pembicaraan, tetapi segera ditindaklanjuti di lapangan.
“Harapan kami, persoalan air bersih dan jalan provinsi yang selama ini menjadi keluhan masyarakat bisa segera ditangani,” ujarnya.
Dampingi Bupati, Lima Sangadi Ikut Sampaikan Aspirasi Warga
Audiensi ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Boltara memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di daerah melalui dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Bupati Sirajudin tidak datang sendirian. Ia didampingi Anggota DPRD Boltara Dapil III Sem Hasan, Asisten Administrasi Umum Setda Boltara, serta Kepala Dinas Pertanian Boltara. Sejumlah kepala desa atau sangadi turut hadir, masing-masing Sangadi Apeng Semberka, Sangadi Sompiro, Sangadi Sangkub Timur, Sangadi Suka Makmur, dan Sangadi Sidodadi. Kehadiran para sangadi ini menunjukkan persoalan air dan jalan memang dirasakan langsung di tingkat desa.