Pencarian

Baru 43,47 Persen per 31 Agustus 2026, Bapenda Bitung Jemput Bola PBB-P2 ke 8 Kecamatan

Kamis, 03 September 2026 • 20:15:01 WIB
Baru 43,47 Persen per 31 Agustus 2026, Bapenda Bitung Jemput Bola PBB-P2 ke 8 Kecamatan
Petugas Bapenda Kota Bitung melayani warga dalam program jemput bola PBB-P2 di salah satu kecamatan, Kamis (3/9/2026).

BITUNG — Bapenda Kota Bitung mulai menyisir delapan kecamatan melalui program Bulan Bijak PBB-P2. Ini bukan sekadar layanan pembayaran biasa, melainkan membawa 13 jenis pelayanan sekaligus, mulai dari pengecekan data, cek tunggakan, informasi Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), hingga fasilitasi pembayaran via QRIS.

Kepala Bapenda Kota Bitung, Theo Rorong, menuturkan program ini menjadi jembatan antara pemerintah dan wajib pajak yang selama ini kesulitan mengakses administrasi. "Masyarakat bisa cek, daftar, benahi dan bayar PBB-P2 dengan lebih mudah dan praktis," katanya, Kamis (3/9/2026).

Kesenjangan Capaian Antarwilayah Cukup Dalam

Data per 31 Agustus 2026 menunjukkan performa yang timpang di antara delapan kecamatan. Madidir memimpin dengan realisasi 51,27 persen atau Rp719,79 juta dari target Rp1,40 miliar. Posisi berikutnya ditempati Maesa dengan 49,66 persen (Rp435,97 juta) dan Aertembaga yang menembus 49,25 persen atau Rp505,46 juta.

Di sisi paling bawah, Ranowulu menjadi pekerjaan rumah terbesar. Wilayah itu baru mengumpulkan Rp266,45 juta dari target Rp978,41 juta, setara 27,23 persen. Theo Rorong membeberkan, sisa target Ranowulu yang belum terealisasi mencapai sekitar Rp711,96 juta.

Matuari juga belum aman. Kecamatan tersebut baru mencapai 40,04 persen dengan realisasi Rp529,99 juta dari target Rp1,32 miliar, menyisakan Rp793,72 juta. Adapun Girian baru mengantongi 41,71 persen, sementara Lembeh Utara dan Lembeh Selatan masing-masing berada di level 43,89 persen dan 43,14 persen.

Target Kota Masih Jauh, Empat Bulan Terakhir Jadi Penentu

Secara keseluruhan, target PBB-P2 Kota Bitung tahun 2026 dipatok Rp19,39 miliar. Hingga akhir Agustus, realisasi baru mencapai Rp13,04 miliar atau 67,27 persen, sehingga tersisa sekitar Rp6,34 miliar yang harus dikejar.

Artinya, rata-rata sisa target yang harus dipenuhi delapan kecamatan mencapai sekitar Rp1,08 miliar per bulan selama September hingga Desember. Theo menegaskan, pelayanan jemput bola bukan hanya soal kemudahan administrasi, melainkan strategi mengejar penerimaan di wilayah yang realisasinya masih rendah.

"Pemerintah ingin memastikan masyarakat di berbagai wilayah Kota Bitung memiliki akses yang lebih mudah terhadap informasi dan administrasi PBB-P2," ujarnya.

Jadwal Layanan Jemput Bola di 8 Kecamatan

Bapenda telah menyusun jadwal kunjungan selama September 2026. Masyarakat bisa memanfaatkan layanan di Aertembaga pada 3–4 September, lalu Lembeh Selatan pada 7–8 September dan Lembeh Utara pada 9–10 September. Berikutnya Matuari dijadwalkan pada 14–15 September, Ranowulu pada 16–17 September, Madidir pada 21–22 September dan Girian pada 23–24 September 2026.

Follow kabarbitung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: detikmanado.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks