BOLMUT — Kapolres Bolaang Mongondow Utara AKBP Andhika Fitransyah memimpin kegiatan Jumat Keliling di Masjid Al-Munawar, Desa Boroko, Kecamatan Kaidipang. Ia didampingi Wakapolres Bolmut Kompol Abdulrahman Faudji dan jajaran Pejabat Utama Polres Bolmut. Momentum ibadah itu dipakai untuk menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat kepada jamaah.
Ada dua isu yang diangkat dalam pertemuan tersebut: keselamatan anak di jalan raya dan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kemarau. Keduanya dinilai menyangkut langsung keselamatan warga Bolmut.
Orang Tua Diminta Tegas soal Izin Berkendara
Kapolres menyoroti banyaknya pelajar yang belum memenuhi ketentuan mengendarai kendaraan bermotor. Menurutnya, pengawasan keluarga menjadi langkah penting untuk mencegah anak terlibat kecelakaan lalu lintas.
"Keselamatan anak-anak kita merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak para orang tua untuk lebih peduli dan tegas dalam mengawasi anak-anaknya," ujar Andhika.
Bagi anak yang sudah memenuhi persyaratan berkendara, Kapolres tetap meminta penggunaan helm berstandar SNI dan kepatuhan terhadap seluruh aturan lalu lintas. Pemberian izin membawa kendaraan harus disertai pemahaman risiko dan tanggung jawab di jalan raya.
Cuaca Panas Tingkatkan Potensi Kebakaran Lahan
Persoalan lingkungan juga masuk dalam pesan Kamtibmas. Warga diingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun membakar sampah tanpa pengawasan. Kondisi cuaca panas dan kemarau dinilai meningkatkan potensi kebakaran.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun melakukan pembakaran sampah tanpa pengawasan. Jangan menunggu api membesar baru kita menyadari bahayanya," tegasnya.
Kapolres menilai pencegahan kebakaran tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Kesadaran masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan sekaligus mencegah dampak yang lebih luas. Kebakaran berpotensi merusak lingkungan, mengganggu kesehatan, dan mengancam keselamatan warga.
Petani Bolmut Menanti Hujan, Kapolres Ajak Berdoa Bersama
Kemarau yang berlangsung turut berdampak pada aktivitas warga, terutama yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan perkebunan. Dalam kesempatan itu, Kapolres mengajak jamaah memanjatkan doa agar Bolmut segera mendapat curah hujan.
"Kita tahu banyak masyarakat, khususnya para petani, yang sangat membutuhkan air untuk menunjang aktivitas pertanian. Selain berikhtiar, mari kita bersama-sama berdoa kepada Allah SWT agar Bolmut segera dianugerahi hujan yang membawa berkah," ungkapnya.
Andhika berharap hujan yang turun nanti membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat serta mendukung pertumbuhan tanaman dan produktivitas pertanian.
Jumat Keliling Jadi Sarana Polres Bolmut Dekat dengan Warga
Kegiatan Jumat Keliling disebut sebagai salah satu sarana Polres Bolmut mendekatkan kepolisian dengan masyarakat. Forum itu juga dipakai menyampaikan edukasi soal keamanan, keselamatan, dan kepedulian terhadap lingkungan.
"Melalui komunikasi langsung dengan warga, Polres Bolmut berharap kesadaran bersama dalam menjaga situasi Kamtibmas dapat terus diperkuat sehingga kondisi wilayah tetap aman dan kondusif," pungkasnya.