KOTAMOBAGU — Ratusan warga dan peserta pawai obor memadati Lapangan Mini Kelurahan Matali, Kotamobagu Timur, pada Senin malam. Mereka mengikuti Gema Gemilang Muharram Nahdlatul Ulama (GGMNU) 2026 yang berlangsung khidmat dan meriah.
Polres Kotamobagu mengerahkan personel gabungan dari Polsek jajaran untuk mengamankan jalannya kegiatan. Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup di sepanjang rute yang dilintasi rombongan pawai.
Pengaturan Lalu Lintas dan Antisipasi Kemacetan
Selain mengamankan peserta, personel di lapangan juga aktif mengatur arus lalu lintas di sejumlah titik persimpangan dan ruas jalan utama. Langkah ini diambil untuk meminimalisir kemacetan serta mencegah potensi kecelakaan lalu lintas.
Penempatan personel didasarkan pada Surat Perintah Kapolres Kotamobagu Nomor: Sprint/492/VI/PAM.3.3/2026 tertanggal 15 Juni 2026. Humas Polres Kotamobagu menyatakan bahwa kehadiran polisi merupakan wujud komitmen menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan publik.
200 Peserta dari Pelajar hingga Tokoh Agama
Pawai obor yang melintasi rute yang telah ditentukan itu diikuti oleh sekitar 200 peserta. Mereka terdiri dari pelajar, tenaga pendidik, pengurus Nahdlatul Ulama, hingga tokoh agama. Kehadiran unsur pemerintah daerah turut menambah kekhidmatan acara.
Pengamanan tidak hanya dipusatkan di titik kegiatan, tetapi juga mencakup mobilitas peserta di sepanjang jalur pawai. Hingga kegiatan berakhir, situasi di wilayah Kotamobagu dilaporkan aman dan terkendali.
Respons Masyarakat: Kehadiran Polisi Sangat Membantu
Masyarakat menyambut baik pengamanan yang dilakukan jajaran Polres Kotamobagu. Mereka menilai kehadiran polisi sangat membantu dalam menciptakan ketertiban selama perayaan berlangsung.
Langkah proaktif Polres Kotamobagu ini diharapkan dapat menjadi standar pengamanan untuk kegiatan keagamaan serupa di masa mendatang. Tujuannya demi terciptanya harmonisasi dan kedamaian di wilayah Kotamobagu.