Pencarian

Pemkot Kotamobagu Batasi Pengisian BBM di SPBU Hingga 25 Liter Setelah Sidak Temukan Pasokan Tak Sesuai Pesanan

Kamis, 03 September 2026 • 20:23:31 WIB
Pemkot Kotamobagu Batasi Pengisian BBM di SPBU Hingga 25 Liter Setelah Sidak Temukan Pasokan Tak Sesuai Pesanan
Petugas memeriksa ketersediaan stok BBM di salah satu SPBU di Kotamobagu, Kamis (3/9/2026), usai ditemukan ketidaksesuaian jumlah pasokan.

KOTAMOBAGU — Pemerintah Kota Kotamobagu bersama aparat keamanan menerapkan pembatasan pengisian bahan bakar minyak (BBM) maksimal 25 liter untuk kendaraan roda empat di tiga SPBU pada Kamis (3/9/2026). Kebijakan ini diambil menyusul temuan tim gabungan bahwa jumlah pasokan yang diterima SPBU tidak sesuai dengan jumlah yang dipesan.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kotamobagu, Noval C. Manoppo, menyebut salah satu SPBU yang memesan 24 ribu liter hanya menerima 16 ribu liter. Ada pula SPBU yang menerima separuh dari pesanan, yakni 8 ribu liter dari total 16 ribu liter yang diajukan.

Stok Cepat Habis Sejak Tiga Hari Terakhir

Ketidaksesuaian pasokan ini berdampak langsung pada ketersediaan BBM di tengah masyarakat. Menurut Noval, SPBU yang biasanya mampu melayani pembeli hingga malam hari kini kehabisan stok pada siang hari.

Kondisi tersebut memicu antrean panjang kendaraan yang sempat dikeluhkan warga. Pemkot menegaskan bahwa persoalan ini bukan berasal dari pihak SPBU melainkan rantai distribusi dari atas.

Pembatasan Bersifat Kondisional untuk Percepat Sirkulasi

Pembatasan 25 liter per kendaraan roda empat dipilih sebagai langkah sementara agar kendaraan yang mengantre bisa terlayani lebih cepat. Noval menyebut kebijakan ini kondisional dan akan dievaluasi seiring membaiknya pasokan.

"Pembatasan ini untuk mempercepat sirkulasi kendaraan dan mengurangi antrian," ujarnya dalam keterangan yang diterima redaksi.

Pemkot Koordinasi dengan Pertamina, Polres Perketat Pengawasan

Langkah berikutnya, Pemkot Kotamobagu akan berkoordinasi dengan Pertamina untuk menelusuri penyebab pasokan yang menyimpang dari jumlah pesanan. Publik diharapkan menahan diri untuk tidak membeli BBM secara berlebihan atau berulang agar semua warga kebagian jatah.

Di sisi pengamanan, Kepala Bagian Operasional Polres Kotamobagu, AKP Rusdin Zima, menyatakan tim gabungan telah melakukan monitoring langsung di lapangan. Pihaknya juga akan memperkuat pengawasan terhadap dugaan praktik yang berpotensi memperparah kelangkaan BBM di wilayah tersebut.

Follow kabarbitung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: infokini.news

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks