MANADO — Tradisi pelepasan berlangsung di Markas Kodam XIII/Merdeka, Jalan 14 Februari, Kelurahan Teling Atas, Kecamatan Wanea. Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Anggit Exton Yustiawan hadir langsung dalam acara yang menandai serah terima kepemimpinan satuan teritorial Sulawesi Utara tersebut.
Mayjen TNI Mirza Agus menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung masa jabatannya. Ia secara khusus menyoroti keberhasilan penerapan konsep pentahelix, yakni kerja sama multipihak yang melibatkan pemerintah, swasta, akademisi, masyarakat, dan media dalam setiap program kerja Kodam XIII/Merdeka.
Peran Media dalam Setiap Kegiatan Kodam
Mirza bersyukur atas dukungan penuh yang ia terima, terutama dari elemen media massa. Menurutnya, media menjadi unsur terakhir dalam skema pentahelix yang selalu ia terapkan.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada semuanya. Alhamdulillah, pentahelix yang selalu saya terapkan di setiap kegiatan, unsur terakhirnya adalah media. Peran media sangat membantu sehingga kegiatan kita bisa diekspos. Masyarakat bisa tahu hal-hal positif tersebar dengan baik, bukan hanya hoaks," ujarnya.
Ia menilai ekspos kegiatan positif membantu masyarakat menerima informasi yang benar. Dukungan media disebutnya membuat program Kodam XIII/Merdeka lebih mudah dipahami warga Sulawesi Utara.
Pesan untuk Pangdam Baru Anggit Exton Yustiawan
Mirza menitipkan pesan kepada seluruh mitra strategis dan awak media agar memberikan dukungan serupa kepada Pangdam yang baru, Mayjen TNI Anggit Exton Yustiawan. Menurutnya, keberlanjutan pembangunan dan keamanan wilayah hanya bisa dicapai melalui kolaborasi yang solid.
"Pesan saya, bantu Pak Anggit yang menggantikan saya, seperti Bapak-Ibu media sekalian membantu saya. Pemerintah, swasta, akademisi, media, dan masyarakat harus saling bersinergi demi membangun bangsa. Tujuan akhir kita sama, yaitu bersama-sama membangun bangsa," pungkasnya.
Prosesi Cium Bumi di Gerbang Markas
Acara pelepasan ditandai dengan salam-salaman sebagai bentuk penghormatan terakhir dari seluruh prajurit Kodam XIII/Merdeka. Saat melewati gerbang luar markas, Mayjen TNI Mirza Agus melakukan prosesi cium bumi atau tanah Merdeka.
Prosesi tersebut menjadi simbol rasa cinta, ikatan batin yang mendalam, serta wujud syukur atas keselamatan dan kesuksesan selama memimpin di Sulawesi Utara. Momen itu sekaligus menandakan sang jenderal telah resmi melepas masa tugasnya dan siap mengemban amanah baru.
Pejabat Kodam XIII/Merdeka yang Hadir
Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo, Irdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Esy Suharto, serta Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Saptono Syiwarudi turut hadir. Hadir pula Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi dan Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Hardo Sihotang.
Danrindam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wempi Ramandei, Asrendam XIII/Merdeka Kolonel Arh Raden Jatmiko Adhi Pramantyo Cahyono, para Asisten Kasdam, Kabalak, serta Komandan Satuan jajaran Kodam XIII/Merdeka juga mengikuti acara. Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XIII/Merdeka Ny. Vivi Anggit bersama Wakil Ketua Ny. Trismi Wahyu Eko dan Ketua Persit KCK Koorcabrem 131 PD XIII/Merdeka Ny. Evy Yuri hadir bersama para pengurus cabang dan ranting sejajaran PD XIII/Merdeka.