BITUNG — Hengky Honandar datang ke Rapat Kerja KBK Keuskupan Manado meski jadwal kegiatannya padat. Wali Kota Bitung itu juga dikenal sebagai Penasehat Awam Kaum Bapak Katolik Keuskupan Manado. Kehadirannya disebut sebagai bentuk perhatian pada agenda keagamaan di tengah rutinitas pemerintahan.
Rapat kerja berlangsung di Paroki Trinitas Tomohon. Agenda utamanya bukan seremoni, melainkan penentuan tempat pelaksanaan Konferensi dan Pertemuan Raya Kaum Bapak Katolik Keuskupan Manado.
Lima Paroki Masuk Daftar Usulan Tuan Rumah
Sebanyak lima paroki diusulkan sebagai kandidat lokasi pertemuan. Dari jumlah itu, satu nama berasal dari Kota Bitung, yakni Paroki Maria Ratu Para Rasul Manembo Nembo.
Pemilihan tuan rumah menjadi bagian penting karena konferensi akan melibatkan peserta dari sejumlah paroki di wilayah Keuskupan Manado. Penetapan lokasi menentukan jarak tempuh, kesiapan fasilitas, dan pengaturan jadwal pertemuan.
Harapan Wali Kota untuk Paroki Manembo Nembo
Hengky berharap keikutsertaan Paroki Maria Ratu Para Rasul Manembo Nembo membawa dampak bagi kehidupan iman umat. Menurutnya, keterlibatan paroki asal Bitung itu juga dapat memperkuat kolaborasi dalam keberagamaan KBK Keuskupan Manado.
Dukungan pemerintah kota pada kegiatan keagamaan bukan hal baru bagi Hengky. Ia menempatkan agenda gereja sebagai bagian dari pembinaan masyarakat, bukan sekadar undangan protokoler.
Keputusan Lokasi Menunggu Hasil Rapat Kerja
Rapat kerja masih membahas usulan lima paroki tersebut. Belum ada keterangan resmi soal paroki mana yang akhirnya ditetapkan sebagai tuan rumah konferensi dan pertemuan raya.
Bagi warga Bitung, penetapan itu akan menentukan apakah Paroki Manembo Nembo akan menerima kunjungan peserta dari berbagai wilayah Keuskupan Manado. Kesiapan panitia lokal dan dukungan Pemkot Bitung menjadi faktor yang diperhitungkan.